Cara Mengatasi Windows Boot Manager

3 min read

Windows Boot Manager

Jika kamu mengalami masalah Boot Manager error atau selalu muncul, kamu harus mengetahui cara memperbaiki Windows Boot Manager. Tidak perlu khawatir karena di artikel ini kamu bisa menemukan cara mengatasi boot manager.

Boot Manager ini biasa muncul di komputer atau laptop yang memiliki lebih dari satu sistem operasi. Jadi fungsi dari Boot Manager ini adalah memungkinkan pengguna untuk memilih sistem operasi yang akan diinstal. Namun terkadang Windows Boot Manager tidak bisa di enter.

Artikel ini akan membahas lengkap cara mengatasi Windows Boot Manager status 0xc00000e atau di laptop muncul kode error 0xc00000e9. Sebelum masuk ke pembahasan tentang cara menghilangkan Boot Manager, kamu perlu mengetahui apa itu Boot Manager.

Apa itu Windows Boot Manager

Boot Manager merupakan sebuah aplikasi yang bisa kamu temukan di berbagai sistem operasi. Aplikasi ini bisa digunakan sebagai multiple boot. Artinya, pengguna bisa menentukan sistem operasi yang akan digunakan saat proses booting.

Kamu bisa menggunakan boot manager agar laptop kamu bisa mendeteksi sistem operasi lewat BIOS sehingga kamu tidak perlu menggunakan Disk Boot. Terkadang Boot Manager di Windows menunjukkan kode error yang berarti terjadi kerusakan di file sistem maupun hardware.

Bagaimana cara memperbaiki Windows Boot Manager status 0xc00000e? Kamu bisa mengatasi error ini dengan update driver dan juga mengubah pengaturan BIOS. Untuk penjelasan lebih detail, kamu bisa simak ulasan di bawah.

BACA JUGA
Cara Mematikan Laptop

Cara Mengatasi Windows Boot Manager

Ingin tahu cara disable Windows Boot Manager yang selalu muncul? Atau kamu ingin mengetahui cara menghilangkan Boot Manager saat proses booting? Cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasi semua permasalahan terkait Boot Manager.

1. Pengaturan Msconfig

Metode pertama untuk mengatasi Boot Manager adalah melalui pengaturan Msconfig. Program ini memungkinkan pengguna untuk mengatur atau mengubah konfigurasi di Windows. Kamu juga bisa menggunakan msconfig untuk menghilangkan Boot Manager.

  • Jalankan Windows Run dengan menekan tombol Windows dan R bersamaan.
  • Setelah Windows Run terbuka, ketiklah msconfig kemudian klik OK.
  • Klik pada tab Boot kemudian ubahlah nilai di kolom Timeout menjadi 3 seconds.

Windows Boot Manager Pengaturan Msconfig

  • Klik tombol Apply lalu tekan tombol OK.

Nilai Timeout ini berguna untuk menunda agar pengguna masuk ke boot manager saat booting.Jadi, jika kamu ingin membuka boot manager, kamu bisa kembalikan ke pengaturan default yaitu 30 second.

2. Pengaturan Recovery

Cara menghilangkah Windows Boot Manager selanjutnya adalah melalui pengaturan recovery. Pengaturan ini masih berubungan dengan konfigurasi Booting Windows. Namun, ada hal yang berbeda yaitu adanya pilihan membuat log ketika Windows kamu mengalami crash.

  • Bukalah Windows Explorer selanjutnya klik kanan pada This PC.
  • Setelah itu pilihlah opsi Properties.
  • Pilih opsi Advanced System Settings setelah itu klik pada tab Advanced.

Pengaturan Recovery

  • Selanjutnya, klik opsi Settings di kolom Startup and Recovery.
  • Ubahlah Default Operating System menjadi sistem operasi yang biasa kamu gunakan.
  • Kemudian, aturlah Time to display list of operating system jadi 0 second.

Time to display list of operating system

  • Tekanlah tombol Apply dan juga OK untuk menyimpan pengaturan ini.

Dengan melalukan pengaturan ini, boot manager tidak akan muncul lagi.

BACA JUGA
Cara Mengatur Kecerahan Layar Komputer

3. Gunakan Software EasyBCD

EasyBCD merupakan program untuk mengatur proses booting di Windows. Fitur yang dimiliki EasyBCD antara lain: mengatur boot sector, konfigurasi bootloader, membuat bootable USB, dll. Inilah cara mengatasi Windows Boot Manager dengan EasyBCD.

  • Download dan instal aplikasi EasyBCD.
  • Masuklah ke tab Edit Boot Menu.
  • Beri tanda centang Yes di kolom Default.
  • Kemudian aturlah menu options jadi Skip Boot menu.

Gunakan Software EasyBCD

  • Tekan tombol Save Settings.

Setelah menyimpan pengaturan tersebut, kamu bisa tutup software EasyBCD dan cobalah untuk restart laptop kamu.

4. Dengan Command Prompt

Kamu juga bisa mencoba cara menghilangkan Windows Boot Manager dengan CMD. Dengan begitu, kamu tidak perlu menginstal software tambahan agar boot manager tidak muncul lagi. Cukup ikuti langkah-langkah penggunaan Command Prompt untuk mengatasi boot manager berikut ini.

  • Jalankan Command Prompt sebagai administrator.
  • Di layar kamu akan muncul kotak dialog, klik tombol Yes.
  • Ketika Command Prompt terbuka, ketik perintah bcdedit kemudian tekan tombol Enter.

Windows Boot Manager dengan CMD

  • Setelah itu akan ditampilkan listing Windows Boot Manager.
  • Jika kamu menggunakan dua sistem operasi, maka akan muncul Real Mode Sector pada bagian bawah Windows Boot Loader.
  • Hapuslah bagian Real Mode Sector agar pilihan boot bisa hilang.
  • Untuk menghapus bagian tersebut, kamu bisa masukkan perintah: bcdedit/ delete {kode identifier}
  • Kode tersebut merupakan identifier di Real Mode Sector.

identifier di Real Mode Sector

Jika perintah penghapusan tersebut berhasil,maka akan muncul pemberitahuan Command the operation completed successfully. Setelah itu, cobalah restart laptop kamu.

5. Cek kondisi keyboard

Jika Windows Boot Manager di laptop muncul tiba-tiba mungkin saja ada tombol di keyboard yang tertekan secara terus menerus. Jika ada suatu tombol yang tertekan secara tidak sengaja, hal ini bisa membuat proses booting yang normal menjadi berubah.

BACA JUGA
Cara Update Driver

Cek kondisi keyboard

  • Cek fungsi tombol di keyboard kamu satu persatu misalnya tombol F1 hingga F12, del, dan juga tombol lain.
  • Jika kamu sudah menemukan tombol yang bermasalah, cobalah tekan tombol tersebut agar bisa kembali normal.
  • Apabila cara tersebut tidak berhasil, kamu bisa mengganti keyboard di PC atau gunakan keyboard USB eksternal untuk laptop.

Untuk mengantisipasi keyboard rusak, kamu harus menjaga dan menggunakan keyboard dengan baik. Jangan menekan tombol di keyboard terlalu keras.

6. Melakukan Repair Windows

Untuk mengatasi Windows Boot Manager error dan menampilkan kode tertentu seperti status 0xc00000e, kamu bisa memperbaikinya melalui fitur Repair Windows. Windows dibekali fitur untuk memperbaiki error yang muncul pada sistem.

Namun untuk mencoba metode ini, kamu harus mempunyai DVD instalasi.

  • Masukkan DVD instalasi Windows ke drive.
  • Aturlah priority BIOS agar booting dari DVD.

Melakukan Repair Windows

  • Masuklah ke Boot DVD kemudian pilih opsi repair Your Computer.
  • Kamu akan diarahkan ke menu TroubleShoot.
  • Buka Command Prompt di jendela Advanced Options kemudian kamu bisa ketik perintah berikut:

Bootrec/scanos lalu tekan Enter

Bootrec/fixmbr lalu tekan Enter

Bootrec/fixboot lalu tekan Enter

Bootrec/rebuildbcd lalu tekan Enter

Masuklah ke Boot DVD

  • Selanjutnya, tutup Command Prompt lalu restart laptop kamu.

Perintah yang kamu masukkan tadi bertujuan untuk mencari dan juga memperbaiki kerusakan pada sistem boot secara otomatis.

7. Instal Ulang Windows

Jika keenam cara di atas masih belum bisa berhasil mengatasi Windows Boot Manager, kamu mungkin harus melakukan instal ulang Windows di laptop kamu. Metode terakhir ini dipastikan berhasil karena sistem akan diganti dengan yang baru sehingga semua error akan hilang.

  • Siapkan DVD yang berisi file installer ISO Windows.
  • Masuklah ke BIOS dan atur agar komputer boot dari DVD.
  • Lakukan langkah-langkah instal Windows seperti memilih bahasa, waktu, dll.
  • Klik tombol Install Now.
BACA JUGA
Cara Membersihkan RAM Laptop

Instal Ulang Windows

  • Masukkan product key untuk mengaktifkan Windows.
  • Lanjutkan proses instal sesuai instruksi yang muncul di layar kamu hingga proses instalasi selesai.

Itulah tujuh cara memperbaiki Windows Boot Manager error. Kamu juga bisa melakukan metode di atas sebagai cara menghilangkan Boot Manager yang selalu muncul. Sangat mudah bukan? Jika kamu melakukan langkah-langkah di atas dengan benar, maka laptop kamu akan kembali booting normal.

Lutfiana linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *