Cara Partisi Hardisk

2 min read

cara partisi hardisk windows 10

Pada saat kamu membeli laptop anyarmu yang telah terinstal Windows 10 sebagai sistem operasinya, suatu saat kamu mungkin merasa perlu mengubah ukuran partisi yang sebelumnya telah diatur oleh pabrikan.

Atau mungkin, kamu berniat memecah partisi drive menjadi beberapa bagian yang lebih spesifik, misalnya satu partisi hanya berisi berkas-berkas multimedia seperti musik, foto, dan video, sementara satu partisi lainnya berisi dokumen-dokumen pekerjaanmu.

Selain bisa diaplikasikan ke versi sebelumnya, mempelajari cara partisi hardisk di Windows 10 ini bisa dikerjakan dengan tanpa memakan waktu yang lama, relatif mudah, dan tanpa instal ulang.

Salah satu keuntungan melakukan partisi hardisk pada Windows 10 adalah, selain membuat berkas-berkasmu lebih terorganisir dan terlindung, kamu juga dapat meningkatkan performa pencarian di File Manager.

Seperti dilansir dari UseIt, bilah pencarian Windows 10 telah diperbaiki sedemikian rupa sehingga membuat pencarian dokumen dan data menjadi sepuluh kali lebih efisien. Cukup aktifkan dialog pencarian dengan mengklik ikon “kaca pembesar” di bilah tugas, ketik apa yang kamu cari, dan Enter.

Cara Partisi Hardisk di Windows 10

Cara partisi hardisk adalah dengan program aplikasi Disk Management bawaan Windows. Meskipun beberapa aplikasi pihak ketiga memiliki set fitur yang sedikit lebih banyak, alat standar Windows ini cukup dapat diandalkan untuk membuat partisi baru.

Membuat Partisi Baru

Ini hanya bisa dilakukan dengan catatan bahwa kamu masih memiliki ruang kosong di drive laptopmu. Cara partisi hardisk untuk membuat partisi baru adalah sebagai berikut:

  • Kamu dapat membuka Disk Management dengan menggunakan ikon Windows di kiri bawah taskbar. Klik kanan pada ikon Windows tersebut dan sebuah menu akan terbuka. Pilih “Disk Management” dari daftar menu.
BACA JUGA
Cara Instal CorelDRAW X7

Membuat Partisi Baru

  • Disk Management kemudian akan terbuka. Semua perangkat penyimpanan yang aktif akan ditampilkan. Pada hirarki partisi, Windows 10muncul sebagai drive internal pertama (Disk 0) yang biasanya diberi label dengan “C:”. Selain partisi sistem, mungkin juga ada partisi lain di hardisk. Windows akan secara otomatis memberikan label drive kepada mereka yang sebetulnya dapat kamu ubah kapan saja.
  • Klik kanan di dalam ruang yang tidak teralokasi, dan pilih “New Simple Volume”.

yang sudah ada di windows

  • Selanjutnya kamu akan melihat jendela “New Simple Volume Wizard”. Klik “Next”.

hardisk win 10

  • Tentukan ukuran volume yang kamu inginkan dengan tidak melebihi batas maksimum yang tersedia, lalu klik “Shrink”.

partisi hardisk eksternal

  • Kamu dapat memberikan label huruf ke partisi tersebut. Klik “Next”.

hardisk windows 7

  • Untuk dapat menyimpan data pada partisi ini, kamu harus memformatnya terlebih dahulu. Pilih “Format this volume with the following settings:”, kemudian sesuaikan dengan gambar di bawah ini, dan jangan lupa untuk memberi centang pada “quick format”. Klik “Next”.

hardisk laptop

  • Klik “Finish”.

hardisk windows 10

  • Nanti saat kamu membuka jendela Disk Management atau pergi ke File Manager, kamu akan melihat drive baru terdaftar di sana.

Menghapus Partisi

Cara partisi hardisk ini berguna jika kamu ingin menambah volume drive lain, atau memang sengaja ingin mengosongkan beberapa persen volume drive biar kinerja sistem operasi tidak kewalahan. Nah, untuk mengerjakannya, kamu boleh mengikuti langkahnya berikut ini:

  • Buka Disk Management dengan klik kanan pada ikon Windows di kiri bawah taskbar, dan sebuah menu akan terbuka. Pilih “Disk Management” dari daftar menu.
  • Arahkan kursor pada partisi yang ingin kamu hapus. Klik kanan kemudian pilih “Delete Volume”.

Menghapus Partisi

  • Jika kamu sudah yakin bahwa di partisi tersebut tak ada berkas-berkas yang penting, klik “Yes”. Perintah tersebut akan menghancurkan seluruh isi dari drive dan mengubahnya menjadi volume tak teralokasi.
BACA JUGA
Cara Membuka WA di Laptop

Mengecilkan Ukuran Partisi

Cara partisi hardisk selanjutnya bertujuan untuk memperkecil sebuah partisi sebuah drive. Kamu dapat menyimaknya berikut ini:

  • Buka Disk Management dengan klik kanan pada ikon Windows di kiri bawah taskbar, dan sebuah menu akan terbuka. Pilih “Disk Management” dari daftar menu tersebut.
  • Arahkan kursor pada partisi yang ingin kamu kecilkan ukurannya.
  • Klik kanan kemudian pilih opsi “Shrink Volume”. Perintah ini akan membuka jendela Shrink Volume dan selanjutnya kamu perlu menetapkan berapa ukuran yang ingin kamu kurangi dari drive yang kamu pilih sebelumnya.

Mengecilkan Ukuran Partisi

  • Klik “Shrink” untuk memangkas volume ruang penyimpanan partisi yang kamu target tadi.

hardisk agar data tidak hilang

Memperbesar Ukuran Partisi

Memperbesar dan mengecilkan partisi memiliki prinsip tersendiri. Kamu hanya dapat mengecilkan partisi jika drive sasaranmu memiliki ruang kosong, dan kamu hanya dapat memperbesar partisi jika kamu memiliki ruang yang tak terisi (unallocated) pada mesin drive yang sama.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu coba:

  • Buka Disk Management.
  • Di sini kami mencoba memperbesar ukuran Drive C atau partisi tempat Windows 10 Klik kanan pada (C:) dan pilih “Extend Volume…”.

Memperbesar Ukuran Partisi

  • Klik “Next” pada jendela Extend Volume Wizard”.

windows 10 tanpa instal ulang

  • Setelah itu, silakan kamu tentukan berapa volume yang ingin kamu tambahkan ke Drive C. Ingat, besarnya ruang yang dapat kamu alokasikan bergantung dengan total ruang tak terpakai yang tersedia di mesin drive laptop atau komputermu.
  • Klik “Next” pada jendela Select Disk untuk memproses penambahan ukuran partisi pada Drive C tadi.

hardisk tanpa aplikasi

  • Klik “Finish”.

hardisk laptop asus

  • Untuk melihat hasil penambahan ukuran tadi, silakan muat ulang komputermu dan cek ruang Drive C dengan membuka Disk Management.

Demikianlah cara partisi hardisk di Windows 10. Kami harap bermanfaat buat kamu yang ingin mengubah sistem penyimpanan di komputermu menjadi lebih personal ketimbang pabrikan.

BACA JUGA
Cara Menginstal Aplikasi di Laptop

Namun, kamu tetap harus hati-hati dan teliti, dan kalau perlu, selalu siapkan back-up buat jaga-jaga kehilangan data penting dari kelalaian yang mungkin terjadi saat memartisi hardisk.

Yusfani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!