Cara Mengatasi No Bootable Device Found

3 min read

Cara Mengatasi No Bootable Device Found

Apakah kamu pernah mengalami masalah No Bootable Device Found saat kamu menyalakan laptop atau komputer? Pesan ini merupakan pemberitahuan bahwa terjadi error pada Windows sehingga laptop kamu tidak bisa booting.

Masalah ini sering dialami oleh pengguna Laptop HP, Acer, Toshiba, Lenovo, atau Dell. Cara mengatasi masalah gagal booting ini tidaklah sulit. Kamu bisa menemukan solusi dari masalah ini dalam artikel ini.

Sebelum masuk ke pembahasan tentang solusi masalah booting ini, kamu harus cari tahu dulu apa itu pesan error No Bootable Device Found dan juga penyebab dari kerusakan ini.

Apa itu No Bootable Device Found?

Pesan error ini dapat muncul tiba-tiba karena sistem operasi di laptop kamu tidak bisa terbaca. Jika pesan ini muncul di halaman BIOS berarti BIOS tidak berhasil mendeteksi bootable device sehingga kamu tidak bisa masuk ke Windows dikarenakan proses booting yang gagal.

Pesan error yang biasa muncul di layar kamu saat proses booting gagal antara lain:

  • No Bootable Devices Found hit any key.
  • No bootable device please restart system.
  • No bootable device insert boot disk and press any key.

Masalah tersebut disebabkan oleh kegagalan BIOS untuk mendeteksi bootable device. Kamu tidak perlu panik karena masalah tersebut bisa diatasi dengan mudah.

Cara Mengatasi No Bootable Device Found

Mengatasi laptop No Bootable Device bisa dilakukan tanpa instal ulang Windows. Berikut ini adalah beberapa solusi untuk mengatasi masalah gagal booting ini.

BACA JUGA
Cara Merakit Komputer

1. Cek Boot Order di BIOS

Kamu harus memastikan bahwa boot order ada di urutan yang benar. Kamu bisa menemukan pengaturan ini di BIOS. Bootable device yang berisikan Windows 10 harus berada di urutan paling atas. Jika urutan tersebut tidak sesuai, maka akan muncul pesan No bootable device found.

Inilah cara mengatasinya:

  • Masuklah ke mode BIOS dengan cara menekan tombol tertentu di keyboard saat komputer baru saja dinyalakan. Tombol yang ditekan pada setiap merek laptop ini berbeda. Kamu bisa lihat daftar tombol keyboard untuk masuk BIOS berikut ini:

ACER     : F2, Del

ASUS     : F2, Del

HP          : ESC, F10

Lenovo  : F2, Fn+F2

Dell        : F2, F12

Toshiba  : F2

  • Saat kamu berhasil masuk BIOS, gunakan tanda panah ke kanan dan kiri untuk memilih menu Boot.

Cek Boot Order di BIOS

  • Pilihlah opsi Boot Device Priority lalu periksa apakah urutan boot device sudah benar. Drive dimana kamu menginstal Windows harus berada di urutan teratas.
  • Kamu bisa mengubah urutan tersebut dengan menekan tombol Page Up dan Page Down di keyboard.

opsi Boot Device Priority

  • Untuk menyimpan pengaturan boot device tersebut, kamu bisa menekan tombol F10.

Jika perubahan pengaturan boot device tersebut berhasil, laptop kamu akan reboot dan kamu bisa masuk ke Windows.

2. Perbaiki MBR dan BCD

Jika penyebab gagal booting Windows dikarenakan adanya kerusakan file Master Boot Record (MBR) dan Boot Configuration Data (BCD), kamu bisa mengatasinya dengan memanfaatkan fitur Fixboot lewat CMD.

Berikut adalah cara memperbaiki MBR dan BCD melalui Command Prompt.

  • Siapkan dulu bootable drive Windows 10, kamu bisa menggunakan DVD, flashdisk, atau hardisk eksternal.
  • Masukkan bootable media tersebut ke laptop lalu nyalakan perangkat kamu.
  • Masuklah ke Mode BIOS dengan cara seperti yang sudah dijelaskan tadi.
  • Pilihlah device boot sesuai media yang kamu gunakan. Letakkan media tersebut di urutan paling atas di BIOS.
  • Saat berhasil booting akan muncul tampilan untuk instal Windows.
  • Klik opsi repair Your Computer di sudut kiri bawah layar.
BACA JUGA
Cara Aktivasi Windows 10

Perbaiki MBR dan BCD

  • Kamu akan diarahkan menuju halaman Windows Recovery.
  • Pilihlah opsi Troubleshoot kemudian klik Advanced Options kemudian klik menu Command Prompt.

Advanced Options

  • Ketiklah perintah berikut di CMD, pastikan menekan tombol Enter di setiap baris perintah:

Bootrec/fixmbr

Bootrec/fixboot

Bootrec/scanos

Bootrec/rebuildbcd

Bootrec

  • Setelah itu ketiklah perintah Exit untuk keluar dari Command Prompt.

Setelah melakukan langkah repair di atas, kamu bisa coba restart laptop kamu untuk memeriksa apakah proses booting berhasil.

3. Jalankan Check Disk

Alternatif cara mengatasi No Bootable Device Found adalah dengan menjalankan tool Check Disk. Hal ini berguna untuk memeriksa kondisi hardisk. Selain itu, metode ini juga bisa memperbaiki system yang error.

  • Masuklah ke menu Windows Repair seperti yang telah dijelaskan pada metode no 2 di atas.
  • Saat kamu berhasil masuk ke halaman Windows Recovery, kamu bisa memilih opsi Troubleshoot.
  • Selanjutnya, pilihlah Advanced Options lalu klik Command Prompt.

Jalankan Check Disk

  • Saat CMD terbuka, kamu bisa mengetikkan perintah: chkdsk c: /f /x /r
  • Jangan lupa tekan Enter agar perintah tersebut dieksekusi.

perintah chkdsk c f x r

  • Tunggulah beberapa saat hingga proses scan selesai. Kamu bisa melihat indikator yang menunjukkan proses scanning.
  • Setelah proses tersebut selesai, cobalah untuk restart laptop kamu.

Metode perbaikan ini bisa berhasil jika masalahnya disebabkan adanya system file korup di hardisk. Setelah laptop menyala kamu bisa memeriksa apakah masalah no bootable device telah berhasil diatasi.

Penyebab No Bootable Device Found

Untuk mengantisipasi masalah ini terjadi di laptop kamu, kamu harus mengetahui penyebab dari masalah ini. Dengan begitu, kamu bisa menghindarinya sehingga laptop kamu bisa booting dengan normal tanpa kendala.

Inilah beberapa penyebab no bootable device found di laptop.

  • Kerusakan data sistem.
BACA JUGA
Cara Update Driver

Penyebab yang paling sering terjadi adalah adanya kerusakan data di sistem atau disebut juga sebagai file corrupt.

  • Adanya virus.

Penyebab selanjutnya adalah adanya virus atau malware di laptop kamu sehingga mengganggu kinerja sistem. Virus yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan laptop kamu gagal booting.

  • Kesalahan konfigurasi BIOS.

Jika terjadi kesalahan pada pengaturan BIOS otomatis booting tidak bisa berjalan semestinya. Untuk mengatasinya, kamu harus melakukan konfigurasi yang benar pada BIOS terutama pada menu Boot.

  • Hardisk tidak terbaca.

Jika kamu menggunakan komputer rakitan, bisa jadi posisi sambungan hardisk longgar sehingga menyebabkan hardisk tidak bisa terbaca. Untuk mengatasinya, kamu bisa melepas hardisk lalu memasangnya kembali.

Dengan mengetahui penyebab No Bootable Device Found, kamu bisa menemukan solusi dan cara mengatasi masalah ini dengan tepat. Cara memperbaiki No Bootable Device di atas bisa kamu praktekkan di semua merek laptop seperti Acer, Asus, HP, Toshiba, Lenovo, dll. Semoga bermanfaat.

Lutfiana linda

Leave a Reply

Your email address will not be published.